BOALEMO – Di bawah terik matahari Kabupaten Boalemo, deru semangat gotong royong memecah kesunyian Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito. Memasuki hari-hari krusial Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128, personel Kodim 1316/Boalemo bersama warga setempat menunjukkan sinergi luar biasa dalam menuntaskan sasaran fisik pembangunan jalan rabat beton, Rabu (29/04/2026).
Progres pembangunan jalan tersebut dilaporkan telah mencapai progres signifikan kurang lebih sepanjang 30 meter. Meski medan dan keterbatasan alat menjadi tantangan, prinsip “Satu Komando” antara TNI dan rakyat menjadi mesin penggerak utama di lapangan.
Dedikasi Tanpa Batas, Mengolah Material dengan Alat Seadanya
Pemandangan di lokasi pembangunan memperlihatkan harmoni kerja sama antara personel Satgas TMMD ke-128 dari Kodim 1316/Boalemo, Yonif TP 915/Bitu’o, dan penduduk desa. Tanpa alat berat yang canggih, mereka bahu-membahu mencampur material mulai dari semen, pasir, hingga batu spiral secara manual.
“Keterbatasan alat bukanlah hambatan. Ini adalah wujud nyata semangat TNI dalam membantu kesulitan rakyat. Kami bergerak dengan apa yang ada, namun dengan hasil yang harus tetap maksimal,” ujar salah satu personel di lapangan.
Para prajurit dan warga terlihat gesit mengoperasikan angkong (gerobak dorong) dan ember-ember kecil untuk melansir campuran material ke titik pengecoran. Keringat yang bercucuran seolah terbayar dengan melihat bentangan jalan beton yang mulai terbentuk rapi, membelah area yang sebelumnya sulit dilalui.
Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke-128 Boalemo, Letkol Czi Wiratama Suryono S.T., M.Si., M.S., memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para anggotanya dan antusiasme warga Desa Hutamonu yang tidak surut.
“Saat ini, anggota Satgas dan warga terus bergotong royong mengangkut material agar pembuatan jalan rabat beton ini bisa segera rampung. Fokus kita adalah percepatan tanpa mengurangi kualitas bangunan,” tegas Letkol Czi Wiratama.
Beliau menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur ini bukan sekadar urusan fisik semata, melainkan investasi jangka panjang untuk mobilitas ekonomi warga desa.
Asa di Balik Beton yang Mengeras
Bagi masyarakat Desa Hutamonu, kehadiran jalan rabat beton ini adalah dambaan yang menjadi kenyataan. Jalan yang lebih layak berarti akses pendidikan, kesehatan, dan ekonomi akan semakin terbuka lebar.
“Dengan cepat selesainya pembangunan jalan ini, tentunya akan cepat pula dinikmati oleh seluruh masyarakat pengguna jalan. Kami ingin warisan TMMD ke-128 di Boalemo ini memberikan manfaat berkelanjutan bagi kesejahteraan masyarakat Boalemo,” pungkas Letkol Czi Wiratama.
Pengerjaan dipastikan akan terus berlanjut hingga target volume yang ditentukan tercapai 100%. Semangat kemanunggalan ini menjadi bukti bahwa ketika TNI dan rakyat bersatu, keterbatasan sarana hanyalah kerikil kecil dalam perjalanan menuju kemajuan desa.(1316).


