BOALEMO – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Nina Ma’ruf di Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, kini memasuki babak baru yang semakin menunjukkan progres signifikan, Jumat (15/05/2026). Usai menyelesaikan pengecoran slop bagian atas dengan hasil yang kuat dan presisi, Satgas TMMD ke-128 langsung melanjutkan pekerjaan ke tahap pemasangan kerangka kayu penopang atap. Kini, rangkaian kayu tersebut telah terpasang sempurna, berdiri kokoh di atas bangunan, dan siap menerima pemasangan atap berbahan seng.
Perubahan wajah bangunan ini berlangsung cepat namun tetap terukur. Awalnya hanya berupa lahan kosong dan pondasi dasar, kini bangunan telah menjelma menjadi rumah yang utuh. Dinding batako telah terpasang rapi, struktur penyangga bagian atas telah mengeras dan stabil, sementara kerangka atap kini berdiri kokoh melengkapi struktur utama rumah. Bentuk hunian yang aman dan nyaman pun mulai terlihat jelas, memberikan harapan baru bagi pemilik rumah untuk segera menempati tempat tinggal yang layak.
Proses pemasangan kerangka kayu dilakukan dengan ketelitian tinggi. Setiap sambungan dan penyangga dipasang secara presisi agar kekuatannya merata, mampu menopang beban atap, serta tahan menghadapi perubahan cuaca dalam jangka panjang. Dengan kerangka yang sudah terpasang kuat dan terkunci rapat, tahap berikutnya adalah pemasangan lembaran seng yang akan menjadi pelindung utama rumah dari panas dan hujan. Di sela pengerjaan, personel Satgas juga memastikan area bangunan tetap bersih dari sisa material guna menjaga keamanan dan kenyamanan lokasi kerja.
Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., yang terus mengawasi setiap detail pekerjaan, menyampaikan rasa syukur atas perkembangan pembangunan tersebut. Menurutnya, kekokohan kerangka kayu merupakan salah satu faktor utama yang menentukan kenyamanan dan daya tahan rumah, sehingga tahap ini dikerjakan dengan standar terbaik.
“Alhamdulillah, pengecoran slop bagian atas telah selesai dengan baik, dan hari ini kami memastikan kerangka kayu atap sudah terpasang dengan kokoh dan presisi. Struktur ini menjadi bagian penting dalam perlindungan rumah, sehingga kami memastikan pemasangannya kuat, rapi, dan stabil. Selanjutnya, rangka ini siap menopang atap seng berkualitas yang akan segera dipasang. Kami tidak hanya membangun bentuk rumah, tetapi juga membangun kekuatan agar rumah ini dapat digunakan dengan aman dalam jangka panjang,” tegas Letkol Czi Wiratama Suryono.
Kemajuan pembangunan yang berjalan lancar ini merupakan hasil kerja sama yang solid antara personel Kodim 1316/Boalemo, Yonif TP 915/Bitu’o, serta masyarakat yang turut bergotong royong membantu di lokasi pembangunan. Pembagian tugas yang terorganisir membuat setiap tahapan pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu tanpa mengurangi kualitas hasil akhir.
“Tenggat waktu kami adalah sebelum 21 Mei mendatang, dan seluruh tahapan terus bergerak sesuai rencana. Mulai dari pondasi, dinding, pengecoran, hingga pemasangan kerangka atap, semuanya kami kerjakan dengan standar tinggi. Ibu Nina dan keluarga berhak mendapatkan rumah yang aman, nyaman, dan tahan lama. Ini merupakan wujud nyata pengabdian TNI kepada masyarakat,” tambahnya.
Melihat kerangka kayu yang kini berdiri kokoh di atas rumahnya, Ibu Nina Ma’ruf tampak tidak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukur. Baginya, pembangunan tersebut menjadi bukti nyata perhatian dan kepedulian Satgas TMMD ke-128 yang telah membantu mewujudkan impiannya memiliki rumah layak huni.
Dengan kerangka atap yang telah terpasang dan siap menerima pemasangan seng, Satgas TMMD ke-128 optimistis seluruh proses pembangunan dapat diselesaikan sesuai target. Rumah ini nantinya akan menjadi simbol nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadirkan perubahan positif serta meningkatkan kesejahteraan warga Desa Hutamonu.(1316).


