BOALEMO – Sebuah perubahan besar dan manfaat nyata kini telah menjadi milik seluruh warga Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Rabu (20/05/2026). Kebahagiaan dan rasa syukur mendalam melingkupi seluruh elemen masyarakat, menyusul suksesnya pembangunan infrastruktur vital berupa jalan rabat beton sepanjang 600 meter yang telah rampung dibangun dan kini siap dimanfaatkan sepenuhnya. Karya agung yang dihadirkan melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 1316/Boalemo ini tidak hanya mengubah wajah wilayah desa, tetapi juga membuka gerbang kemajuan ekonomi, pendidikan, dan aksesibilitas bagi seluruh warga.
Atas keberhasilan pembangunan yang luar biasa ini, Pemerintah Desa bersama seluruh masyarakat Desa Hutamonu menyampaikan ungkapan terima kasih yang setinggi-tingginya dan penghormatan mendalam kepada seluruh pihak yang telah berperan mewujudkan fasilitas tersebut. Penghargaan ini ditujukan kepada Bapak Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Bapak Pangdam XIII/Merdeka, Bapak Danrem 133/Nani Wartabone, serta Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo atas perhatian, dukungan, dan sinergitas yang terjalin. Secara khusus, rasa terima kasih yang tak terhingga juga disampaikan kepada seluruh personel Satgas TMMD ke-128 Kodim 1316/Boalemo yang telah bekerja keras, berkeringat, dan mencurahkan tenaga serta pikiran hingga jalan ini berdiri kokoh.
Bagi warga Desa Hutamonu, kehadiran jalan beton ini adalah anugerah terbesar yang mengubah kehidupan mereka selamanya. Transformasi yang terjadi di lokasi tersebut sungguh luar biasa dan sangat terasa perbedaannya. Dulu, jalur penghubung ini dikenal sangat terjal, sulit dilalui, penuh lumpur licin saat musim hujan tiba, dan berdebu tebal yang mengganggu saat musim kemarau. Kondisi tersebut sering kali menyulitkan warga dalam beraktivitas, mengangkut hasil bumi, maupun mengantar anak bersekolah. Namun kini, segala kesulitan itu telah sirna sepenuhnya. Jalur yang sama kini telah menjelma menjadi jalan beton yang mulus, rapi, kokoh, dan rata sepanjang 600 meter, membelah wilayah desa dengan gagah dan indah.
“Kini, setelah struktur dan permukaan jalan tuntas dibangun, fokus kita pun beralih pada penataan keindahan dan kebersihan. Lingkungan sekitar jalan pun kami bersihkan dan rapikan agar akses ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi yang kuat, tetapi juga tampil bersih, asri, dan menunjang kenyamanan warga yang melintas setiap hari. Kami tidak bisa membalas jasa-jasa Bapak-bapak sekalian, selain mendoakan agar senantiasa diberi kesehatan dan keselamatan. Terima kasih telah mengubah nasib kami menjadi lebih baik,” ujar perwakilan Pemerintah Desa Hutamonu mewakili seluruh masyarakat dengan nada penuh haru dan sukacita.
Kini, jalan tersebut bukan sekadar hamparan beton, melainkan simbol harapan baru. Akses yang mulus ini memudahkan mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian ke pasar, serta mempersingkat jarak dan waktu perjalanan warga. Wajah Desa Hutamonu pun kini tampil lebih tertata, bersih, dan indah, mencerminkan semangat baru masyarakat yang siap melangkah menuju kemajuan.
Merespons rasa syukur dan apresiasi yang luar biasa besar ini, Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., menyampaikan rasa bahagia dan bangganya yang mendalam. Menurutnya, perubahan drastis yang terjadi pada jalur penghubung desa tersebut adalah bukti nyata bahwa kehadiran TNI melalui program TMMD benar-benar menyentuh kebutuhan prioritas masyarakat dan membuka peluang kesejahteraan. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari perintah pimpinan, kerja sama yang solid, dan semangat gotong royong yang terjalin indah antara prajurit dan rakyat.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan mengapresiasi sebesar-besarnya ungkapan tulus, rasa syukur, dan kebahagiaan yang disampaikan oleh Bapak Kepala Desa, perangkat, dan seluruh masyarakat Desa Hutamonu. Bagi kami, melihat perubahan wajah wilayah ini dari yang dulunya sulit dilalui, kini berubah menjadi jalan yang mulus, kokoh, dan indah, serta melihat senyum bahagia masyarakat, adalah kebanggaan terbesar dan tujuan utama keberadaan kami di sini,” tegas Letkol Wiratama Suryono.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pembangunan jalan rabat beton sepanjang 600 meter ini dilaksanakan sebagai wujud ketaatan atas arahan pimpinan TNI AD, mulai dari Bapak Kasad, Bapak Pangdam XIII/Merdeka, hingga Bapak Danrem 133/Nani Wartabone, serta berkat dukungan luar biasa dari Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo yang bersinergi mewujudkan fasilitas strategis ini.
“Kami sadar betul bahwa infrastruktur adalah urat nadi kemajuan sebuah desa. Ketika jalannya baik, maka ekonomi akan bergerak, pendidikan akan mudah dijangkau, dan kesehatan akan lebih terjamin. Saya juga ingin memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Satgas TMMD 128. Kalian telah bekerja dengan penuh ketulusan dan semangat pantang menyerah, mengubah medan yang sulit menjadi fasilitas yang bermanfaat abadi. Keringat yang menetes, panas yang dirasakan, dan lelah yang kalian lalui, semuanya kini terbayar lunas dengan hadirnya akses yang memudahkan saudara-saudara kita semua,” tambahnya.
Dansatgas juga sangat mengapresiasi langkah proaktif masyarakat yang kini mulai merawat, membersihkan, dan menata lingkungan sekitar jalan agar tetap asri dan bersih. Menurutnya, inilah semangat kepemilikan yang sejatinya diharapkan dari sebuah pembangunan, di mana hasil karya tidak hanya selesai saat dibangun, tetapi terus terjaga kualitasnya oleh warga yang menikmatinya.
“Kehadiran jalan ini adalah bukti nyata bahwa TNI Angkatan Darat selalu hadir membangun dari desa, bergerak bersama rakyat, dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Semoga jalan ini menjadi jalan berkah, jalan kemajuan, dan jalan menuju masa depan yang lebih cerah bagi seluruh warga Desa Hutamonu. Inilah bukti nyata: Bakti TNI AD untuk Rakyat,” pungkasnya penuh keyakinan.
Kini, jalan rabat beton sepanjang 600 meter itu terbentuk kokoh, bersih, dan asri, menjadi monumen abadi persaudaraan antara TNI dan rakyat. Fasilitas ini akan terus menjadi saksi perjalanan kemajuan Desa Hutamonu, membawa kenyamanan, kemudahan, dan kesejahteraan bagi generasi sekarang maupun generasi mendatang.(1316).


