Rabu, Mei 20, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Lelah Terbayar, Malam Tenang Satgas TMMD Reguler ke-125 di Rumah Warga

Lamandau— Malam di Desa Batu Kotam perlahan menyelimuti segala aktivitas. Sisa-sisa obrolan dan tawa warga berangsur hilang, digantikan suara jangkrik dan desir angin yang menembus celah dinding papan. Di rumah-rumah sederhana yang menjadi tempat persinggahan, anggota Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 1017/Lmd mulai memejamkan mata, mengistirahatkan tubuh yang seharian penuh bekerja di medan tugas, Kamis (14/08/25).

Tikar pandan, kasur tipis, dan bantal seadanya terasa begitu nyaman setelah seharian terpapar terik matahari dan debu jalan. Aroma kopi yang sempat diseduh warga sebelum tidur masih samar tercium, menyisakan kehangatan yang mengendap di hati para prajurit.

Beberapa di antara mereka tertidur lelap tak lama setelah merebahkan badan, sementara yang lain masih sempat berdoa singkat, mengucap syukur atas kesehatan dan kebersamaan hari itu. Lampu redup di sudut ruangan menciptakan bayangan lembut di dinding, seolah ikut menjaga mereka dari penat yang tersisa.

“Tidur di rumah warga membuat kami merasa dekat dengan mereka, bukan hanya sebagai tamu, tapi seperti keluarga,” ujar salah satu anggota Satgas sebelum benar-benar terlelap.

Bagi warga Batu Kotam, memberikan tempat istirahat bagi para prajurit adalah bentuk penghargaan atas kerja keras mereka membangun desa. Malam itu, di balik pintu-pintu rumah sederhana, terjalin kehangatan yang tidak hanya menghapus lelah, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk kembali bekerja esok hari.

Artikulli paraprak
Lamandau – Suasana kebersamaan tampak begitu kental di lokasi TMMD Reguler ke-125 Kodim 1017/Lmd, Desa Batu Kotam, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, Jumat (15/08/2025). Di sela-sela kegiatan gotong royong meratakan badan jalan, Satgas TMMD dan warga terlihat saling melempar canda, membuat suasana kerja menjadi ringan dan penuh tawa. Meski panas terik menyengat dan pekerjaan fisik cukup berat, semangat para prajurit dan warga tidak surut. Canda gurau yang sesekali terdengar di sela ayunan cangkul dan dorongan alat membuat rasa lelah seakan terobati. “Bercanda itu penting, supaya suasana tetap cair. Kalau hati senang, kerja pun jadi terasa lebih ringan,” ujar Koptu Sutris salah satu personel Satgas sambil tersenyum. Kebersamaan ini menjadi bukti bahwa TMMD bukan hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun hubungan emosional yang erat antara TNI dan masyarakat. Kepala Desa Batu Kotam menyampaikan apresiasinya atas kedekatan yang terjalin. “Bisa bekerja sambil tertawa itu luar biasa. Hubungan seperti ini yang membuat warga merasa dekat dengan TNI,” katanya. Dandim 1017/Lmd Letkol Arm Ady Kurniawan, M.Han., menegaskan bahwa suasana kekeluargaan di lapangan sangat penting untuk menjaga semangat kerja tim. “Kita ingin TMMD ini tidak hanya meninggalkan hasil fisik, tapi juga kenangan indah tentang kebersamaan,” ujarnya. Gotong royong perataan jalan ini merupakan bagian dari sasaran fisik TMMD ke-125 yang diharapkan dapat mempermudah akses transportasi dan meningkatkan perekonomian warga Desa Batu Kotam. Dengan kerja keras yang dibalut tawa, kemanunggalan TNI dan rakyat semakin terasa nyata.
Artikulli tjetër

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles