Lahat – Dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Kodim 0405/Lahat, pemanfaatan material di lapangan semakin dioptimalkan. Salah satu strategi yang digunakan adalah dengan memanfaatkan tanah galian sisa dari proyek lubang sanitasi untuk memperkuat pembangunan MCK di Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, pada Sabtu, 2 Mei 2026.
Usaha ini tidak hanya bertujuan untuk efisiensi di lapangan, namun juga untuk meningkatkan mutu konstruksi. Dengan penggunaan tanah galian sebagai material pemadat, struktur pondasi MCK diharapkan akan lebih kokoh dan tahan lama.
Kapten CKE Yuliansyah, Pasiter Kodim 0405/Lahat, menjelaskan keuntungan dari penerapan metode ini. “Sisa tanah galian dari lubang sanitasi kita gunakan untuk meningkatkan kepadatan fisik MCK agar lebih kuat sebagai dukungan struktur,” ujarnya.
Yuliansyah juga menambahkan bahwa teknik ini mampu mengurangi limbah material dan mempercepat proses konstruksi, sehingga tidak perlu mengumpulkan material tambahan dari lokasi lain. “Tanah yang digunakan telah disesuaikan dengan standar pemadatan untuk hasil yang optimal,” katanya. Melalui inovasi ini, Satgas TMMD berkomitmen untuk membangun fasilitas sanitasi yang kuat dan berkelanjutan bagi masyarakat di Desa Lubuk Tampang.


