BOALEMO – Mengawali hari dengan kedisiplinan tinggi, Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 TA 2026 Kodim 1316/Boalemo menggelar apel pagi di lapangan Desa Hutamonu, Kecamatan Botumoito, Kabupaten Boalemo, Kamis (30/04/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum krusial untuk memompa moril prajurit dan warga sebelum berjibaku di lokasi sasaran fisik.
Apel pagi tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas, Kapten Inf Haris Saidi. Di bawah langit pagi Boalemo, ia memberikan pengarahan strategis kepada seluruh personel Satgas, termasuk prajurit dari Yonif TP 915/Bitu’o serta masyarakat setempat yang telah siap bahu-membahu dalam pembangunan infrastruktur desa.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1316/Boalemo, Letkol Czi Wiratama Suryono, S.T., M.Si., M.S., memberikan instruksi khusus kepada para perwira pengawas di lapangan. Ia menegaskan bahwa apel sebelum dan sesudah bekerja wajib dilaksanakan setiap hari tanpa kecuali.
“Fungsi apel adalah untuk pembagian tim di masing-masing sektor secara efisien. Namun, yang paling utama adalah pengecekan kesehatan prajurit. Saya instruksikan untuk memantau kondisi fisik personel, khususnya dari Yonif TP 915/Bitu’o. Walaupun mereka masih muda dan penuh energi, kesehatan tetap prioritas utama agar moril mereka tetap tinggi dalam bekerja,” ujar Letkol Czi Wiratama.
Senada dengan hal tersebut, disiplin dan manajemen sektor.
Dalam arahannya, Kapten Inf Haris Saidi menekankan bahwa keberhasilan TMMD bukan hanya diukur dari selesainya bangunan, melainkan dari proses gotong royong yang terjaga.
“Apel pagi ini bukan sekadar formalitas. Ini adalah sarana kita untuk menyatukan semangat, menyamakan persepsi, dan memastikan setiap rencana kerja di lapangan berjalan presisi. Disiplin dan kekompakan adalah kunci utama kita dalam menuntaskan target tepat waktu,” tegas Kapten Haris.
Usai pelaksanaan apel, suasana kekeluargaan langsung terasa saat personel dibagi ke berbagai titik sasaran fisik. Fokus utama hari ini mencakup percepatan pengerjaan rabat beton, renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), pembangunan sarana MCK, hingga pengeboran sumur bor untuk kebutuhan air bersih warga.
Pemandangan menarik terlihat di lokasi pengerjaan jalan rabat beton desa. Warga desa tampak antusias bekerja berdampingan dengan para prajurit TNI. Kehadiran Satgas TMMD terbukti mampu membangkitkan kembali budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa.
“Kami sangat senang bisa bergotong royong langsung bersama bapak-bapak TNI. Kehadiran mereka di desa kami membangkitkan semangat kebersamaan yang luar biasa. Kami merasa terbantu bukan hanya soal jalannya yang diperbaiki, tapi semangat kami yang ikut berkobar,” ungkap Bapak Yongki, salah satu warga Desa Hutamonu yang ikut turun ke lapangan.
Program TMMD ke-128 TA 2026 Kodim 1316/Boalemo dijadwalkan akan berlangsung selama 30 hari penuh. Melalui program ini, Kodim 1316/Boalemo berkomitmen tidak hanya mengejar target fisik, tetapi juga sasaran non-fisik berupa penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Diharapkan, melalui pembangunan infrastruktur yang masif seperti jembatan, jalan, dan sarana sanitasi, roda ekonomi masyarakat di Kecamatan Botumoito dapat berputar lebih cepat, sekaligus menciptakan ketahanan wilayah yang semakin baik.(1316).


