NAGAN RAYA – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 Kodim 0116/Nagan Raya terus menunjukkan progres yang signifikan. Salah satu sasaran fisik yang saat ini tengah dipercepat pengerjaannya adalah pembangunan badan jalan sepanjang 3,1 kilometer dengan lebar 6 meter yang menghubungkan Desa Ujong Blang dan Desa Pante Ara, Kecamatan Beutong.
Pengerjaan jalan tersebut tetap berlangsung pada hari libur, Minggu, 8 Maret 2026. Para personel Satgas TMMD bersama tenaga pendukung lainnya tetap berada di lokasi untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Walaupun kegiatan dilaksanakan di tengah bulan suci Ramadhan, semangat kerja para prajurit TNI bersama masyarakat tetap terlihat tinggi. Mereka terus bekerja dengan penuh dedikasi demi mewujudkan akses jalan yang lebih baik bagi masyarakat setempat.
Di lapangan, selain pembangunan badan jalan, personel Satgas TMMD juga tengah mengerjakan pembuatan drainase serta jembatan darurat yang akan menjadi bagian penting dari struktur jalan tersebut.
Kapten Inf Amrin yang berada langsung di lokasi menjelaskan bahwa pembangunan tersebut memerlukan kerja sama tim yang solid agar hasilnya kuat dan tahan lama.
“Di lokasi ini kami sedang mengerjakan drainase sekaligus jembatan darurat. Materialnya menggunakan batang pohon yang kuat dan sudah dipilih secara khusus agar dapat menopang beban kendaraan nantinya,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa pekerjaan tersebut dilakukan bersama operator alat berat untuk memastikan setiap proses pembangunan berjalan efektif.
“Kami bekerja sama dengan operator alat berat agar pengerjaan bisa lebih cepat sekaligus memastikan konstruksinya aman dan tidak menimbulkan risiko di masa depan,” jelasnya.
Dengan adanya pembangunan jalan tersebut, masyarakat Desa Ujong Blang dan Pante Ara diharapkan nantinya dapat menikmati akses transportasi yang lebih baik.
Selain memperlancar mobilitas warga, pembangunan jalan ini juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, terutama bagi para petani yang selama ini mengalami kesulitan dalam mengangkut hasil panen.(0116).


