Mataram, NTB – Sebanyak 1.150 personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, Damkar, serta berbagai unsur pendukung lainnya menyatakan kesiapan penuh untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, H. Prabowo Subianto, di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui Apel Gelar Pasukan yang berlangsung di Lapangan Sangkareang, Jalan Pejanggik, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram, Kamis sore (9/7/2026).
Apel dipimpin oleh Komandan Korem (Danrem) 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief, S.Sos., selaku Dansatgas Pengamanan Wilayah. Bertindak sebagai Komandan Apel yakni Dandenpom IX/2 Mataram, sementara Perwira Apel dijabat Letda Inf Samsul Bahri. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan TNI-Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait sebagai bentuk sinergi lintas sektor dalam menyukseskan agenda kenegaraan.
Dalam amanat Pangdam IX/Udayana yang dibacakan Danrem 162/WB, ditegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan tahapan penting untuk memastikan kesiapan personel, materiil, serta prosedur pengamanan VVIP. Pangdam juga memberikan apresiasi atas soliditas dan kerja sama seluruh unsur pengamanan yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Danrem 162/WB Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief menegaskan seluruh personel harus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan, mulai dari hambatan di jalur VVIP, aksi provokasi, penyebaran informasi hoaks, hingga faktor cuaca yang dapat memengaruhi jalannya kegiatan. Setiap satuan juga diminta menyiapkan rencana kontinjensi, termasuk jalur evakuasi dan unsur cadangan, sehingga setiap perkembangan situasi dapat direspons secara cepat, tepat, dan terukur.
Sementara itu, Komandan Kodim 1606/Mataram, Kolonel Inf. Nyarman, M.Tr.(Han.), yang dipercaya sebagai Dansubsatgas Bendungan Meninting, memastikan seluruh personel di sektor pengamanan Bendungan Meninting telah disiagakan dan siap melaksanakan tugas sesuai standar pengamanan VVIP. Menurutnya, pengecekan terhadap kekuatan personel, pengamanan area, hingga pola koordinasi dengan seluruh unsur terkait telah dilaksanakan secara menyeluruh.
“Kami memastikan seluruh personel yang tergabung dalam Subsatgas Bendungan Meninting telah melaksanakan pengecekan kesiapan, mulai dari kekuatan personel, pengamanan area, hingga pola koordinasi dengan seluruh unsur terkait. Kami berkomitmen memberikan pengamanan terbaik agar seluruh rangkaian kunjungan kerja Bapak Presiden di lokasi Bendungan Meninting dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan kondusif,” ujar Kolonel Inf. Nyarman.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada kesiapan aparat di lapangan, tetapi juga ditentukan oleh soliditas komunikasi dan sinergi antarsatgas. Karena itu, seluruh personel diminta menjaga disiplin, profesionalisme, serta mengedepankan pendekatan yang humanis kepada masyarakat tanpa mengurangi standar keamanan yang telah ditetapkan.
Kesiapan lebih dari seribu personel gabungan ini menjadi bukti nyata soliditas TNI, Polri, Basarnas, Damkar, dan seluruh unsur pendukung dalam menjaga stabilitas keamanan di Provinsi NTB. Dengan koordinasi yang matang serta semangat pengabdian kepada bangsa, seluruh aparat berkomitmen memastikan kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di NTB berlangsung aman, lancar, sukses, serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.



