Kamis, Agustus 27, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Patroli Bersama di Bak Paoh, TNI-Polri Tekankan Bahaya Karhutla dan Ancaman Sanksi Hukum

ACEH JAYA – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan dilakukan bersama sejak dari tingkat desa. Babinsa Koramil 01/Jaya Kodim 0114/Aceh Jaya, Praka Muh Arsyad, bersama Bhabinkamtibmas Aipda Fajri melaksanakan sosialisasi sekaligus patroli Karhutla di Desa Bak Paoh, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (27/8/2026).

Keduanya menyambangi lingkungan masyarakat untuk menyampaikan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diminta tidak menggunakan api sebagai cara membuka atau membersihkan lahan karena kebakaran yang tidak terkendali dapat meluas dan menimbulkan dampak bagi wilayah di sekitarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Praka Muh Arsyad dan Aipda Fajri juga menjelaskan bahwa dampak Karhutla tidak berhenti pada kerusakan lahan. Asap yang dihasilkan dapat mengganggu kesehatan, sementara kebakaran yang meluas berpotensi menghambat aktivitas masyarakat dan menimbulkan kerugian ekonomi.

“Jangan membuka lahan dengan cara membakar. Selain merusak lingkungan, pembakaran hutan dan lahan juga memiliki konsekuensi hukum. Lebih baik kita cegah sejak awal daripada api sudah terlanjur menyebar,” ujar Praka Muh Arsyad saat memberikan imbauan kepada warga.

Penyampaian mengenai sanksi hukum menjadi bagian dari sosialisasi agar masyarakat memahami bahwa pembakaran lahan bukan persoalan sepele. Warga diingatkan untuk mempertimbangkan dampak yang mungkin muncul sebelum melakukan aktivitas yang menggunakan api di sekitar lahan.

Patroli bersama TNI dan Polri juga memperlihatkan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan berbagai unsur. Aparat tidak hanya bergerak ketika kebakaran terjadi, tetapi melakukan pendekatan preventif dengan mendatangi masyarakat dan memberikan pemahaman mengenai risiko yang dapat ditimbulkan.

Di lapangan, masyarakat menjadi pihak yang memiliki peran penting karena aktivitas pengelolaan lahan berlangsung dekat dengan permukiman dan lingkungan sekitar. Ketika warga memahami bahaya pembakaran dan bersedia saling mengingatkan, potensi munculnya titik api dapat ditekan lebih awal.

Karhutla juga mempunyai dampak terhadap ketahanan wilayah. Kerusakan lingkungan, gangguan kesehatan dan terganggunya kegiatan ekonomi dapat memengaruhi kehidupan masyarakat secara luas apabila kebakaran berkembang. Karena itu, pencegahan pada tingkat desa merupakan langkah yang tidak bisa dipisahkan dari upaya menjaga kondisi wilayah.

Kolaborasi Babinsa dan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut sekaligus memperkuat komunikasi aparat dengan masyarakat. Pendekatan langsung memungkinkan pesan pencegahan disampaikan dengan bahasa yang lebih mudah dipahami sekaligus membuka ruang bagi warga untuk berpartisipasi dalam menjaga lingkungannya.

Patroli dan sosialisasi di Desa Bak Paoh menjadi bagian dari langkah antisipasi agar potensi kebakaran tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar. Kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar diharapkan terus tumbuh sehingga perlindungan terhadap lingkungan dan keamanan warga dapat dilakukan bersama-sama.

Melalui keterlibatan TNI, Polri dan masyarakat, pencegahan Karhutla dapat dilakukan lebih awal. Bagi wilayah Aceh Jaya, langkah tersebut penting untuk menjaga lingkungan tetap aman sekaligus memastikan aktivitas masyarakat tidak terganggu oleh dampak kebakaran hutan dan lahan.(0114).

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles