ACEH BARAT – Komandan Koramil 0105-10/Woyla Barat Kodim 0105/Aceh Barat, Kapten Inf Rahmad Edy, menghadiri kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) dan Rembuk Stunting yang digelar secara serentak di Desa Cot Lagan dan Desa Cot Rambung, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, Jumat (7/11/2025).
Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) Tahun Anggaran 2026, sekaligus membahas langkah-langkah strategis untuk pencegahan dan penanggulangan stunting di wilayah Kecamatan Woyla Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimcam Woyla Barat, di antaranya:
- Camat Woyla Barat yang diwakili oleh Kasi Trantibum, Iqbal Mawardi, S.E., beserta staf.
- Danramil Woyla Barat, Kapten Inf Rahmad Edy.
- Kapolsek Woyla yang diwakili oleh Bhabinkamtibmas Kamaruzaman.
- Kepala Puskesmas Woyla Barat, Safinda, S.K.M., beserta staf.
- Pendamping Kabupaten selaku tenaga ahli, Ibu Nuzuli, serta Pendamping Kecamatan, Ibu Lisa Panjaitan dan Safrizal.
- Babinsa dan Bhabinkamtibmas dari masing-masing desa.
- Keuchik beserta perangkat desa.
- Kader Posyandu dan tokoh masyarakat setempat.
Dalam forum Musrenbang dan Rembuk Stunting ini, dibahas beberapa poin penting, antara lain:
- Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Gampong (RKPG) Tahun Anggaran 2026 sebagai acuan pembangunan desa yang berkelanjutan.
- Strategi pencegahan dan penanggulangan stunting, dengan fokus pada peningkatan gizi anak dan ibu hamil, edukasi kesehatan, serta penguatan peran Posyandu.
- Sosialisasi Pembangunan Koperasi Merah Putih sebagai wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diharapkan mampu mendukung upaya pengentasan stunting dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dalam sambutannya, Danramil 0105-10/Woyla Barat, Kapten Inf Rahmad Edy, menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi dan partisipasi masyarakat dalam membangun desa.
“Musrenbang ini bukan sekadar forum formalitas, tetapi wadah untuk menyatukan gagasan dalam membangun desa yang lebih sejahtera. Penanggulangan stunting juga memerlukan kerja sama lintas sektor agar hasilnya nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kasi Trantibum Iqbal Mawardi, S.E., yang mewakili Camat Woyla Barat, menambahkan bahwa pemerintah kecamatan berkomitmen untuk mendukung penuh setiap program desa yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama di bidang kesehatan dan ekonomi.
Kegiatan Musrenbang Desa dan Rembuk Stunting di Kecamatan Woyla Barat ini berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. Hasil musyawarah tersebut diharapkan dapat menjadi dasar kebijakan pembangunan desa yang lebih terarah, berkeadilan, dan berkelanjutan, dalam upaya mewujudkan masyarakat Woyla Barat yang sehat, produktif, dan sejahtera.


