Upaya pelestarian nilai-nilai perjuangan terus digalakkan di wilayah Tabanan, salah satunya melalui pemeliharaan Monumen MBO DPRI Soenda Ketjil. Personel Koramil 1619-02/Selemadeg turun tangan langsung melakukan perbaikan fisik dan pengecatan pada bangunan bersejarah tersebut di pertengahan September ini.
Monumen tersebut didirikan untuk menandai pentingnya peran Munduk Malang sebagai basis strategi perang pada tahun 1946 silam. Di lokasi inilah cikal bakal pergerakan pasukan I Gusti Ngurah Rai dalam menyatukan kekuatan rakyat Bali melawan agresi militer penjajah mulai diperkuat.
Kapten Inf Dwi Hangga Normala menyatakan bahwa tindakan ini adalah wujud nyata kepedulian TNI terhadap aset sejarah bangsa. Beliau memantau setiap detail pekerjaan untuk memastikan monumen kembali tampak bersih dan representatif sebagai ikon perjuangan daerah.
Harapannya, monumen yang terawat dengan baik akan menarik minat generasi baru untuk mempelajari sejarah lokal mereka. Penjagaan fisik monumen dianggap sama pentingnya dengan menjaga semangat nasionalisme di dalam hati setiap warga negara Indonesia.



