NUNUKAN – Satu hari sebelum penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 yang diselenggarakan oleh Kodim 0911/Nunukan, keadaan di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat, Kabupaten Nunukan, terasa sangat emosional. Meskipun Satgas TMMD masih aktif bekerja di lapangan, perasaan haru menyelimuti masyarakat dan prajurit yang telah bersama-sama berjuang dalam program ini selama beberapa waktu.
Program TMMD yang dimulai sejak 15 Juli 2026 telah memberikan kesempatan bagi prajurit TNI dan warga untuk tidak hanya bekerja, tetapi juga saling berinteraksi. Aktivitas gotong royong seperti membangun jalan, memperbaiki rumah, hingga merawat fasilitas umum membuat kedekatan antara mereka semakin kuat. Tekad dan semangat warga dalam mendukung program ini menjadi faktor penting dalam kesuksesan TMMD.
H-1 menuju penutupan, Satgas tengah melakukan berbagai pengecekan untuk memastikan semua persiapan dikendalikan dengan baik. Pengecekan ini tidak hanya mencakup sasaran fisik, namun juga mempersiapkan diri untuk acara seremoni penutupan yang akan datang. Bagi warga Liang Bunyu, ada rasa kehilangan, karena aktivitas desa yang telah berlangsung sibuk sepanjang program ini akan beralih kembali ke keadaan semula.
Perubahan dalam pembangunan yang dihasilkan sangat dirasakan oleh masyarakat. Jalan yang semula penuh tantangan kini telah diperbaiki, sehingga diharapkan dapat meningkatkan mobilitas dan distribusi hasil pertanian. Kondisi ini tentu akan berpengaruh positif terhadap masyarakat, di mana mereka juga aktif dalam ekonomi berbasis pesisir, seperti budidaya rumput laut.



