LAMONGAN — Suara sendok semen yang berdenting dan hiasan tawa memecah keheningan pagi di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. Di mushola yang tengah diperbaiki, tampak para prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0812/Lamongan berkolaborasi dengan penduduk setempat.
Dengan penuh semangat, tangan mereka bekerja sama memasang keramik lantai, menciptakan nuansa yang lebih nyaman di ruang ibadah. Untuk para anggota TNI, proyek TMMD ini bukan hanya pekerjaan fisik, tetapi juga upaya memperkuat kebersamaan dan menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat.
Serda Andri, yang juga seorang anggota dari Satgas TMMD, menyatakan bahwa kegiatan ini muncul dari rasa empati untuk memberikan kenyamanan dalam beribadah bagi penduduk Desa Tlemang.
“Kami merasa bahagia dapat terlibat langsung membantu masyarakat. Mushola merupakan pusat kegiatan keagamaan, dan dengan memperbaiki fasilitas ini, semoga masyarakat jadi lebih bersemangat untuk menggunakan tempat ibadah ini,” jelas Serda Andri di sela aktivitasnya.
Kegiatan pemasangan keramik ini menyiratkan makna lebih dari sekadar perbaikan bangunan. Kehadiran prajurit TNI yang bersedia terjun langsung, mendengarkan, dan berbagi pengalaman dengan masyarakat satu sama lain menunjukkan bahwa negara ada untuk membimbing warganya. Mbah Kromo (58), salah satu tokoh desa, menyampaikan rasa haru saat melihat anggotanya berkolaborasi.
“Kami sungguh berterima kasih dan merasa terharu. TNI ini sangat ramah dan bekerja dengan cepat. Dahulu mushola kami biasa saja, kini akan lebih baik berkat bantuan dari Kodim 0812. Terima kasih untuk Satgas TMMD,” tutur Mbah Kromo tersenyum.
Dengan program TMMD ke-129, Kodim 0812/Lamongan memperlihatkan komitmennya dalam memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat. Kerja gotong royong ini menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya hadir untuk pertahanan, tetapi juga untuk meningkatkan kehidupan masyarakat.



