ACEH BARAT – Wujud kepedulian terhadap kesejahteraan petani terus ditunjukkan aparat komando kewilayahan. Babinsa Koramil 04/Meureubo Kodim 0105/Abar, Serma Ngadiso, turun langsung membantu warga membangun jembatan penghubung menuju areal persawahan di Desa Peunaga Rayeuk, Kecamatan Meureubo, Jumat (20/02/2026).
Pembangunan jembatan tersebut merupakan swadaya masyarakat yang dikerjakan secara gotong royong oleh para petani. Selama ini akses menuju lahan pertanian cukup sulit dilalui sehingga menyulitkan petani saat mengangkut pupuk maupun hasil panen.
Serma Ngadiso mengatakan keterlibatannya merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk selalu hadir membantu kesulitan rakyat di wilayah binaan.
“Jembatan ini sangat penting bagi petani. Dengan akses yang lebih mudah dan aman, mobilitas mengangkut hasil pertanian menjadi lebih lancar sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan warga,” ujarnya di sela kegiatan.
Kehadiran Babinsa menjadi penyemangat tersendiri bagi para petani. Kebersamaan tersebut memperlihatkan sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung pembangunan desa serta penguatan ketahanan pangan.
Dandim 0105/Abar Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Meureubo Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., menegaskan bahwa peran aktif Babinsa di wilayah merupakan implementasi komitmen TNI AD untuk menjadi solusi atas kesulitan masyarakat.
“Babinsa harus peka dan responsif terhadap kebutuhan warga binaannya. Membantu pembangunan jembatan ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membuka akses ekonomi dan memperkuat ketahanan pangan di wilayah,” tegas Danramil.
Dengan terbangunnya jembatan tersebut, para petani Desa Peunaga Rayeuk kini dapat beraktivitas lebih mudah dan lancar. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi bukti bahwa kebersamaan antara TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata hingga pelosok desa.


