ACEH BARAT – Sebagai upaya menghalau hama burung dan menyelamatkan tanaman padi yang telah berbuah, Babinsa Koramil 04/Meureubo Kodim 0105/Aceh Barat, Serma Ngadiso, membantu petani memasang jaring di areal persawahan yang berlokasi di Desa Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meureubo, Senin (27/10/2025).
Di sela-sela aktivitasnya, Babinsa menuturkan bahwa pemasangan jaring ini bertujuan untuk menghalau atau mencegah serangan hama burung yang kerap memakan bulir-bulir padi. Pasalnya, serangan hama burung sangat meresahkan dan dapat mengurangi hasil panen. Hal inilah yang mendasari Babinsa untuk mendampingi serta membantu petani melakukan berbagai cara, bahkan bekerja ekstra agar tanaman padi menghasilkan buah yang maksimal dan berkualitas baik.
“Kami hari ini memasang alat tradisional berupa jaring sebagai penghambat atau penghalau serangan hama burung. Metode ini sudah dilakukan sejak turun-temurun dan terbukti mujarab, yang muaranya dapat menjaga kualitas dan produktivitas bulir-bulir buah padi,” ungkap Babinsa.
Kendati telah terpasang alat pengusir hama, Babinsa juga berpesan kepada para petani agar tetap memantau dan mengontrol hamparan sawahnya secara langsung, khususnya pada waktu pagi dan sore hari yang merupakan jadwal makan hama, terutama burung pipit dan burung manyar.
“Kami juga berpesan kepada petani agar rutin mengontrol untuk memastikan tidak ada jenis hama apa pun yang merusak atau memakan tanaman padi. Pasalnya, selain hama liar, kita juga harus waspada terhadap hewan ternak milik warga yang terkadang terlepas bebas seperti kambing, sapi, dan kerbau,” pungkas Babinsa.
Secara terpisah, Dandim 0105/Aceh Barat Letkol Inf S. Kembaren, S.E., M.I.P., CFrA., melalui Danramil 04/Meureubo Kapten Inf Andika Trio Utama, S.H., menambahkan bahwa peran serta Babinsa merupakan bentuk motivasi sekaligus motor penggerak agar para petani di wilayah teritorialnya semakin giat dalam merawat dan menjaga lahan pertanian. Dengan demikian, secara otomatis mereka telah ikut andil dalam mendukung program pemerintah di bidang swasembada pangan.


