Guna memastikan kondusifitas wilayah dari ancaman pencemaran, Babinsa Kamasan mendampingi Pemerintah Desa melaksanakan sidak di pabrik tahu milik warga setempat. Kegiatan ini difokuskan pada pengecekan teknis pembuangan sisa produksi yang dilaporkan mengalir ke sungai di area Banjar Siku.
I Gede Buda Artawan selaku Perbekel menyebutkan bahwa langkah preventif ini dilakukan agar keluhan warga tidak memicu konflik yang lebih besar. Warga merasa terganggu dengan adanya cairan sisa tahu yang dibuang sembarangan, terutama saat debit air sungai sedang menurun drastis.
Petugas di lapangan memberikan edukasi mengenai cara pengelolaan limbah yang aman bagi kesehatan lingkungan. Pemilik pabrik tahu diimbau untuk segera membuat bak penampungan permanen agar limbah cair tersebut tidak lagi mencemari air sungai yang melintasi kawasan suci pura.
Koptu Kadek Agus menyatakan bahwa tugas Babinsa adalah memastikan setiap mediasi antara warga dan pengusaha berjalan lancar. Dengan adanya komitmen perbaikan dari pemilik pabrik, diharapkan kualitas lingkungan di Desa Kamasan dapat kembali pulih dan tetap terjaga.



