Lahat — Di kebun penduduk Desa Lubuk Tampang, Kecamatan Kikim Timur, anggota Satgas TMMD ke-128 Kodim 0405/Lahat menciptakan suasana baru dengan menghabiskan waktu bersama warga. Pada (25/4/2026), mereka terlihat duduk santai sambil berbincang dalam nuansa keakraban yang hangat.
Di bawah pohon rindang, komunikasi antara anggota TNI dan masyarakat berlangsung tanpa batasan. Mereka saling bercerita tentang hasil-hasil pertanian, permasalahan infrastruktur, serta harapan yang muncul setelah program TMMD dilaksanakan.
Kepala Desa Lubuk Tampang, Taufiqurahman, mengungkapkan bahwa moment separuh santai seperti ini memperlihatkan dekatnya hubungan antara TNI dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran Satgas lebih dari sekadar menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga untuk menciptakan jalinan emosional yang kuat dengan warga.
“Mereka tidak hanya hadir untuk bekerja tetapi juga untuk membangun pertemanan dengan masyarakat. Ini membuat kita lebih dekat satu sama lain,” jelasnya.
Bagi masyarakat, kedatangan anggota TNI di kebun memberikan semangat baru. Andi, yang berusia 35 tahun, merasa senang bisa melakukan obrolan santai dengan anggota Satgas saat bertani.
“Kesempatan berbincang seperti ini jarang. Kami merasa lebih akrab, seolah-olah sudah berteman lama,” ungkapnya.
Dansatgas TMMD ke-128, Letkol Inf David Jhandika Henry Wijayanto SH M.Sos, menekankan bahwa komunikasi menjadi unsur penting dalam pelaksanaan program TMMD. Melalui interaksi yang sederhana ini, satgas dapat lebih peka terhadap kebutuhan masyarakat.
“Dengan kebersamaan seperti ini, kami dapat memahami lebih dalam tentang apa yang dibutuhkan oleh warga,” ujarnya.
Ia menambahkan, di balik seluruh aktifitas pembangunan, momen-momen kebersamaan seperti berbincang di kebun juga mempersatukan TNI dan masyarakat. “Di Lubuk Tampang, TMMD adalah tentang menciptakan kebersamaan yang abadi,” tutupnya.


