Klungkung – Sertu Ketut Suantara yang bertugas sebagai Babinsa di Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi bencana tanah longsor yang menimpa rumah Wayan Brata di Banjar Pikat pada hari Sabtu, 28 Februari 2026. Longsor ini terjadi setelah Wayan mengamati adanya retakan di lantai sanggahnya sejak hari Kamis. Mengantisipasi bahaya lebih lanjut, ia mengambil inisiatif untuk menambal bagian tersebut.
Namun, pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 Wita, longsor terjadi dan merusak bangunan miliknya. “Kondisi hujan yang terjadi belakangan ini diduga menjadi faktor pemicu bencana,” ungkap Sertu Ketut saat menjelaskan lokasi sanggah yang berada di ketinggian jika dibandingkan dengan area perumahan.
Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami oleh Wayan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Menyikapi situasi ini, Sertu Ketut beserta Perbekel setempat telah merencanakan untuk mengajukan proposal bantuan guna meringankan beban Wayan. Sebagai langkah awal, pihak desa dan BUMDes juga telah memberikan bantuan sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang terdampak musibah ini. Ini adalah contoh nyata dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menghadapi bencana.


