
KALIMANTAN TENGAH, tniad.mil.id – Jenderal TNI Tandyo Budi R. yang menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) menegaskan kesiapan TNI AD untuk mengerahkan seluruh sumber daya yang ada untuk penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Indonesia. Ini termasuk dukungan berupa personel, helikopter, dan pompa sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Hal ini diungkapkan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Penanggulangan Karhutla yang diadakan di Kalimantan Tengah pada Senin (19/10/2026). Dalam rapat itu, Kasad berdiskusi dengan Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo, serta sejumlah pihak TNI-Polri dan pemerintah daerah untuk membahas langkah konkret penanganan karhutla.
“Dengan banyaknya potensi yang kami miliki, TNI AD akan siap untuk menangani titik-titik api yang perlu dipadamkan sesegera mungkin. Apabila dibutuhkan helikopter dan pompa, kami siap untuk mengerahkan ini, serta dukungan personel,” tuturnya.
Kasad juga menekankan bahwa kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat sangat diperlukan dalam penanganan karhutla. Pencegahan dan penanggulangan kebakaran harus dilakukan secara terintegrasi, serta peningkatan pemantauan dan edukasi kepada masyarakat untuk mengurangi risiko kejadian kebakaran.



