Personel Babinsa menunjukkan aksi nyata dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di Kelurahan Sungai Rasau dan Sungai Bulan, Singkawang Tengah. Tanpa mengenal waktu, para prajurit TNI bersama tim terpadu langsung terjun ke titik api untuk melakukan pemadaman. Langkah ini diambil untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kabut asap.
Empat titik panas yang teridentifikasi berhasil dijinakkan sebelum merembet ke area yang lebih luas. Meski area yang terdampak mencapai 2 hektare, kesiapsiagaan petugas berhasil meminimalisir kerugian yang lebih besar. Lahan gambut yang mudah terbakar menjadi prioritas utama dalam operasi pemadaman kali ini agar tidak menimbulkan api baru.
Operasi pemadaman ini melibatkan kekuatan penuh sebanyak 63 personel TNI yang bersinergi dengan Polri serta instansi terkait seperti Manggala Agni dan BPBD. Dukungan dari masyarakat sekitar juga mempermudah pergerakan tim di medan yang cukup sulit. Koordinasi yang solid antar instansi menjadi kunci utama suksesnya penanganan karhutla di wilayah ini.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di lapangan dilaporkan sudah kondusif dan api telah sepenuhnya padam. Petugas masih bersiaga melakukan patroli dan memberikan peringatan kepada warga agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Komitmen untuk menjaga wilayah dari karhutla akan terus dipegang teguh oleh seluruh jajaran Koramil 1202-03/SKH.



