Aceh Utara – Jembatan Bailey yang sedang dalam tahap pembangunan di Desa Buket Dara Baro, Kecamatan Baktiya, menjadi sorotan utama setelah banjir besar yang melanda daerah tersebut mengakibatkan terputusnya akses transportasi. Hingga Selasa (6/1/2026), progres pembangunan telah mencapai 40 persen, berkat kerja keras TNI yang mengerahkan sumber daya mereka untuk mempercepat proses ini.
Kapten Inf Gunawan Siregar, Danramil 13/Baktiya, mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan ini adalah respons cepat terhadap bencana yang terjadi. “Kami berusaha agar akses masyarakat segera kembali normal untuk mendukung aktivitas sehari-hari yang terhambat akibat banjir,” ujarnya.
Proyek ini menghubungkan Desa Buket Dara Baro dengan Desa Cinta Makmur dan dilaksanakan secara intensif dari pagi hingga malam hari. Dengan melibatkan personel gabungan dari Zidam Iskandar Muda dan Yonzipur 16/DA, total sekitar 14 personel dikerahkan untuk menyelesaikan berbagai tahapan pekerjaan. Pemasangan pilar dan perapian pangkal jembatan merupakan langkah awal sebelum rangka dan lantai jembatan dipasang.
Dalam suasana gotong royong, pembangunan ini diharapkan dapat rampung sesegera mungkin, sehingga mobilitas masyarakat di Kecamatan Baktiya tidak lagi terhambat. Sinergi lintas satuan ini menegaskan komitmen TNI untuk membantu masyarakat dalam masa pemulihan hingga ke normalisasi kehidupan sosial dan ekonomi.


