Kotawaringin Timur – Pembangunan dua jembatan Garuda di wilayah Kodim 1015/Sampit telah resmi dimulai. Upacara ground breaking sebagai tanda dimulainya proyek ini dilaksanakan oleh Komando Distrik Militer (Kodim) 1015/Sampit.
Pada Jumat, 10 April 2026, personil TNI dan masyarakat setempat berkolaborasi untuk menyiapkan lokasi guna mendukung kebutuhan dan material yang diperlukan dalam pembangunan jembatan Garuda di Dusun Tandang, Kecamatan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan mengungkapkan bahwa pembangunan jembatan Garuda tidak hanya terfokus di satu lokasi, melainkan terdapat dua titik pembangunan jembatan gantung yang akan dibangun di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur. Jembatan ini dikatakan sebagai akses yang vital dan menjadi satu-satunya jalan penghubung antardesa.
Sebelum adanya pembangunan, warga Dusun Tandang terpaksa menggunakan rakit sederhana untuk membawa hasil pertanian, hasil tambang, serta mendukung anak-anak mereka berangkat ke sekolah.
Yani (48), Kepala Dusun Tandang, mengungkapkan rasa syukur kepada Presiden RI H. Prabowo Subianto atas program jembatan Garuda, serta jasa pemerintah dan TNI yang menjadikan dusunnya sebagai lokasi pembangunan jembatan. Jembatan yang sudah lama diharapkan oleh warga Dusun Tandang ini diharapkan dapat memberikan manfaat dan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.


