Personel gabungan dari unsur TNI dan Manggala Agni melaksanakan kegiatan ground checking guna menindaklanjuti munculnya titik hotspot di Kabupaten Sukamara. Lokasi kebakaran yang berada di Desa Sei Cabang Barat segera ditangani oleh tim yang tiba di lokasi sekitar pukul 14.10 WIB.
Estimasi luas lahan yang terbakar mencapai 4 hektare, yang memerlukan penanganan sigap agar tidak meluas ke pemukiman atau hutan produksi lainnya. Plh. Danramil 1014-08/Jelai menyatakan bahwa sinergi dengan Masyarakat Peduli Api sangat membantu proses pemadaman di lapangan.
Menurut keterangan resmi, petugas saat ini masih melakukan pemantauan ketat serta pembasahan area terdampak. Langkah ini diambil sebagai bentuk kewaspadaan tinggi terhadap potensi munculnya kembali api akibat cuaca kering dan tiupan angin kencang.
Selain aspek penanggulangan, koordinasi dengan pihak kepolisian juga diperkuat untuk memantau aktivitas pembukaan lahan oleh warga. Pencegahan karhutla ditegaskan sebagai tanggung jawab kolektif yang menuntut kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat.



