Supiori, Papua – Kegiatan Tanam Padi Jilid 2 dan pembukaan lahan cabai oleh Yonif TP 859/RBK telah dimulai sebagai upaya nyata untuk mendukung ketahanan pangan. Tindakan ini resmi dilaksanakan pada Kamis, (08/10/2026), menandai langkah positif dalam penggunaan lahan pertanian.
Kegiatan ini melampaui sekadar penanaman, menjadikan keringat prajurit sebagai sumber harapan investasi untuk ketahanan pangan di masa mendatang. Setiap bibit padi dan lahan cabai yang dibuka merupakan langkah untuk memaksimalkan potensi lahan yang ada.
Program ini adalah bagian dari kesinambungan upaya pertanian yang dilakukan oleh satuan, sedangkan pembukaan lahan cabai diharapkan membawa kemungkinan komoditas baru dalam pertanian yang akan meningkatkan hasil pertanian di daerah. Upaya ini diharapkan dapat menghasilkan produk pangan yang berkualitas.
Letkol Inf Putra Utama Anshar, Danyonif TP 859/RBK, menekankan bahwa tindakan konkrit perlu diambil untuk ketahanan pangan. “Kita harus memulai dari sekarang, hasil kerja keras kita diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan satuan. Rawat hasil yang telah kita tanam, karena di situlah harapan untuk masa depan kita,” tandasnya. Semangat prajurit mencerminkan kepedulian dan disiplin dalam menjaga ketahanan pangan.



