BITUNG – Menyambut libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kodim 1310/Bitung melakukan penugasan personel di sejumlah Pos Pengamanan (Pos Pam) di wilayah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 14 Maret 2026, dan melibatkan sinergi antara TNI dan aparat terkait untuk memantau arus mudik.
Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menekankan pentingnya pengamanan yang maksimal selama periode perayaan Idul Fitri, yang akan berlangsung dari tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang bertujuan untuk mengamankan kegiatan mudik dan perayaan tersebut.
Sebanyak 9 Pos Mudik Lebaran 2026 didirikan di lokasi strategis untuk menjamin kelancaran serta keamanan, mencakup 6 Pos Pengamanan, 1 Pos Pelayanan, dan 2 Pos Terpadu. Pos-Pos ini tersebar di area penting seperti pusat keramaian, jalur utama mudik, dan lokasi wisata di Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara.
Dandim menambahkan bahwa selain mendirikan Pos, pihaknya juga mengerahkan personel di sejumlah titik strategis untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama Lebaran. Fokus utama dari pengerahan ini tidak hanya pada aspek keamanan, tetapi juga pada pelayanan dan perlindungan kemanusiaan, khususnya saat kegiatan sholat Ied dan arus mudik.
Inisiatif ini merupakan kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait, dengan tujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melakukan perjalanan mudik dan berbagai aktivitas selama libur Idul Fitri. Diharapkan, dengan sinergitas ini, arus mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara dapat berlangsung dengan aman dan tertib.


