TTS – Masyarakat adat Mollo bersama berbagai komunitas adat di sekitarnya melakukan aksi damai pada Rabu, 11 Maret 2026. Aksi tersebut berlangsung di Kantor Resort BKSDA Taman Nasional Mutis Timau, yang terletak di Desa Fatumnasi, Kecamatan Fatumnasi, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Sekitar 250 orang peserta aksi berkumpul untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait dampak lingkungan yang ditimbulkan dari kegiatan pariwisata di kawasan Taman Nasional Mutis Timau. Dalam kesempatan ini, Babinsa Kecamatan Fatumnasi, Sertu Nahason Baitanu, hadir untuk memantau situasi serta memastikan bahwa kegiatan penyampaian aspirasi berlangsung dengan aman dan tertib.
Aksi damai ini juga disaksikan oleh sejumlah pejabat pemerintah dan aparat keamanan, termasuk Wakil Bupati TTS Jhoni Army Konay, SH., MH, perwakilan dari BKSDA Taman Nasional, Camat Fatumnasi, serta perwakilan dari Polres TTS.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 13.10 WITA, diawali dengan pengumpulan massa di Kantor Desa Fatumnasi untuk mendengarkan arahan dari Wakil Bupati TTS. Sekitar pukul 14.38 WITA, massa kemudian melakukan longmarch menuju Kantor Resort BKSDA Mutis Timau, dengan pengawalan aparat kepolisian, dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.53 WITA untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Wakil Bupati Jhoni Army Konay menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk kepedulian terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat adat Mollo. Ia menyampaikan pentingnya mencari solusi secara dialogis dan sesuai prosedur hingga ke tingkat pemerintah pusat, sembari menghormati adat dan budaya masyarakat Timor.
Sertu Nahason Baitanu terlihat aktif melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan pihak keamanan guna menjaga kondisi tetap kondusif. Kehadiran Babinsa di lapangan mencerminkan tugas pembinaan teritorial TNI AD untuk menjaga stabilitas keamanan serta menjembatani komunikasi antara masyarakat dan pemerintah, memastikan kegiatan berlangsung tertib dan tanpa insiden.


