Bangli – Dalam upaya menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat serta pengunjung, Babinsa Desa Abuan yang tergabung dalam Koramil 1626-02/Susut Kodim 1626/Bangli, Sertu I Dewa Gede Mertawan, bersama Bendesa Adat Sala melakukan pemantauan atas perayaan Hari Raya Banyupinaruh di lokasi wisata spiritual Pura Taman Pecampuhan Sala, tepatnya di Banjar Dinas Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli.
Pemantauan ini dilaksanakan seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung, baik wisatawan lokal maupun mancanegara, yang datang untuk berpartisipasi dalam ritual melukat atau meruat diri. Ritual ini dimaksudkan sebagai bentuk pembersihan diri secara fisik dan spiritual, dilakukan dengan penuh keyakinan dan ikhlas.
Pura Taman Pecampuhan Sala merupakan salah satu lokasi suci yang memiliki nilai spiritual yang tinggi, dan pada momen Hari Raya Banyupinaruh, tempat ini seringkali dipadati oleh umat Hindu yang ingin melakukan prosesi penyucian diri. Selain untuk membersihkan diri secara spiritual, ritual ini juga diyakini dapat menolak bala, memberikan kelancaran rezeki, dan mewujudkan keharmonisan dalam hidup.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa yang bekerja sama dengan aparat desa adat juga memberikan imbauan kepada pengunjung untuk selalu menjaga ketertiban, kebersihan lingkungan, serta berhati-hati saat berada di area pura.
Di sisi lain, Dandim 1626/Bangli, Letkol Arm I Gede Arya Girinatha Utama, menjelaskan bahwa keberadaan Babinsa di tengah masyarakat merupakan bukti nyata dari kepedulian TNI Angkatan Darat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Ia berharap, melalui pemantauan seperti ini, Babinsa dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, khususnya saat perayaan hari besar keagamaan, serta dapat bersinergi dengan aparat desa dan elemen masyarakat lainnya untuk menjaga situasi wilayah tetap kondusif. Dengan kegiatan ini, diharapkan agar masyarakat dapat merayakan Hari Raya Banyupinaruh dengan khidmat dan aman.


