Kebakaran hutan dan lahan di RT 12 Desa Sungai Kapitan terus diupayakan untuk dipadamkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 67 personel. Upaya ini dilakukan guna meminimalisir dampak asap yang mulai menyelimuti wilayah Kecamatan Kumai dan sekitarnya.
Luas lahan yang terbakar telah mencapai angka 8 hektare dengan karakteristik gambut yang sangat mudah terbakar dan sulit dipadamkan secara total. Asap yang keluar dari perut bumi menjadi tanda bahwa bara api masih aktif di kedalaman tertentu.
Kapten Inf Faturrachman menjelaskan bahwa tim gabungan masih berada di lapangan untuk melakukan proses pendinginan lahan secara menyeluruh. Selain personel manual, mereka dibantu oleh unit Hilux BPBD dan mesin pompa air guna mempercepat pembasahan area gambut.
Pihak berwenang kembali memberikan peringatan keras kepada masyarakat agar berhenti menggunakan metode bakar untuk pembukaan lahan pertanian. Kerja sama warga dalam melaporkan munculnya asap baru sangat diharapkan agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum api membesar.



