
PAMEKASAN – Impian Pak Ikhsan untuk memiliki rumah yang lebih layak dan nyaman semakin dekat menjadi kenyataan. Pembangunan Rumah Layak Huni (RLH) miliknya di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, yang dikerjakan melalui program TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan, kini telah mencapai 90 persen.
Capaian tersebut tidak lepas dari kerja keras personel Satgas TMMD yang terus mengejar penyelesaian pembangunan. Meski sebagian besar konstruksi telah rampung, prajurit TNI bersama warga tetap bekerja maksimal untuk menyempurnakan setiap bagian rumah.
Pada Sabtu (7/11/2026), aktivitas pembangunan difokuskan pada pekerjaan plesteran tembok dan lantai. Dengan peralatan kerja yang tersedia, personel Satgas bergantian mengaduk semen, meratakan permukaan lantai, hingga menghaluskan dinding rumah.
Suasana gotong royong terlihat jelas di lokasi. Tidak ada pekerjaan yang dilakukan sendiri-sendiri. Setiap personel mengambil bagian sesuai tugasnya agar proses pembangunan berjalan lebih cepat dan hasilnya maksimal.
“Sudah mencapai 90 persen. Kami terus bekerja untuk menyelesaikan bagian yang masih kurang. Tinggal plester tembok dan lantai, kemudian pengecatan serta pemasangan pintu dan jendela. Harapan kami, sebelum TMMD ditutup, semuanya sudah selesai,” ungkap salah satu anggota Satgas TMMD.
Bagi Pak Ikhsan, pembangunan rumah tersebut memiliki arti yang sangat besar. Bukan hanya mendapatkan bangunan baru, tetapi juga memperoleh kesempatan untuk tinggal bersama keluarga di tempat yang lebih aman dan nyaman.
Kehadiran prajurit TNI yang bekerja bersama masyarakat juga menghadirkan suasana kebersamaan di lingkungan Desa Jarin. Program TMMD tidak hanya membangun fisik rumah, tetapi turut menumbuhkan kepedulian sosial dan mempererat hubungan antara TNI dengan rakyat.
Selain pembangunan rumah Pak Ikhsan, TMMD Ke-130 Kodim 0826/Pamekasan juga mengerjakan sejumlah sasaran fisik lainnya, seperti pembangunan jalan pertanian, drainase, sumur bor, serta rumah layak huni bagi warga yang membutuhkan.
Dengan progres 90 persen, Satgas kini memusatkan perhatian pada penyelesaian pekerjaan akhir. Tinggal 10 persen lagi, rumah Pak Ikhsan diharapkan segera rampung dan menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong mampu menghadirkan perubahan bagi kehidupan masyarakat. (Pendim 0826)



