
LUWU TIMUR – Pengerjaan bronjong penahan pinggir sungai di Desa Cendana, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, hampir rampung. Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo bersama masyarakat terus menyelesaikan tahap akhir pembangunan yang ditujukan untuk menjaga kestabilan tanah di sekitar Jembatan Beton Cendana, Rabu (04/11/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, susunan batu di dalam kawat bronjong telah terbentuk dengan rapi. Personel Satgas bersama warga kini melanjutkan pekerjaan perapian sebagai bagian dari penyelesaian konstruksi.
Saat ini, progres pembangunan bronjong telah mencapai 90 persen. Satgas optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu sebelum penutupan program TMMD Ke-130.
Keberadaan bronjong tersebut memiliki fungsi penting untuk menahan pergerakan tanah serta mengurangi risiko longsor dan abrasi akibat aliran sungai. Konstruksi ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat lingkungan sekitar jembatan agar lebih aman dan tahan lama.
“Alhamdulillah bronjong hampir selesai. Ini sangat penting untuk memperkuat pondasi jembatan agar lebih awet dan tahan lama,” ujar salah seorang anggota Satgas di lapangan.
Warga menyambut positif pembangunan tersebut karena keberadaan bronjong dinilai dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap infrastruktur jembatan yang telah dibangun.
Melalui pengerjaan yang terus dikebut, Satgas TMMD Ke-130 Kodim 1403/Palopo berupaya memastikan pembangunan tidak hanya menghadirkan akses penghubung, tetapi juga memperhatikan keamanan dan ketahanan infrastruktur desa.



