
LUWU TIMUR – Semangat dan antusiasme masyarakat Desa Parumpanai, Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, dalam menyambut kegiatan TMMD Cup ke-130 Kodim 1403/Palopo terlihat dari keikutsertaan ibu-ibu dalam pertandingan bola voli, Senin (2/11/2026).
Kehadiran para ibu di lapangan menjadi warna tersendiri dalam rangkaian kegiatan olahraga tersebut. Dengan penuh percaya diri, mereka memperlihatkan kemampuan bermain voli sekaligus membuktikan bahwa olahraga dan semangat kebersamaan bukan hanya milik kaum pria.
Pertandingan berlangsung penuh keceriaan. Sesekali terdengar gelak tawa ketika bola gagal dikembalikan, tetapi semangat para pemain tidak pernah surut. Mereka tetap berusaha memberikan permainan terbaik melalui servis, smash, dan kerja sama antarpemain.
Suasana semakin meriah ketika para penonton memberikan dukungan. Kaum bapak dan personel Satgas TMMD yang menyaksikan pertandingan turut memberikan sorakan penyemangat bagi para peserta.
Salah satu personel Satgas TMMD mengungkapkan kekagumannya terhadap semangat ibu-ibu yang ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
“Ini bukti bahwa ibu-ibu Parumpanai juga luar biasa. Mereka tidak hanya hebat di dapur, tapi juga hebat di lapangan voli. Semangat mereka patut diacungi jempol,” ungkapnya.
Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa pelaksanaan TMMD melibatkan seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali. Partisipasi ibu-ibu menjadi bukti bahwa kaum perempuan juga memiliki peran penting dalam menyukseskan berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Lebih dari sekadar pertandingan olahraga, kegiatan tersebut menjadi ruang interaksi dan silaturahmi antarwarga. Melalui suasana santai dan penuh kegembiraan, hubungan kekeluargaan masyarakat semakin terjalin erat.
Satgas TMMD ke-130 Kodim 1403/Palopo melalui kegiatan ini ingin menghadirkan suasana kebersamaan yang dapat dinikmati seluruh warga. Sebab, keberhasilan TMMD tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari tumbuhnya rasa persatuan dan partisipasi masyarakat.
Dengan semangat ibu-ibu Parumpanai yang turut meramaikan TMMD Cup, semakin terlihat bahwa TMMD adalah milik bersama, dari bapak-bapak, pemuda, hingga kaum ibu yang ikut mengambil bagian dalam membangun desa.



