
PAMEKASAN – Masalah administrasi dalam bidang pertanahan menjadi sorotan dalam program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 yang digelar Kodim 0826/Pamekasan. Bersama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pamekasan, sosialisasi tentang pengurusan tanah diadakan di Balai Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Rabu (28/10/2026).
Acara tersebut menyatukan perangkat desa dan masyarakat yang hadir, di mana Ana dan Saifidin dari BPN Pamekasan memberikan penjelasan. Sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberi pengetahuan kepada warga tentang proses pengukuran tanah, langkah-langkah pendaftaran, serta pengurusan sertifikat dalam kerangka program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).
Diketahui bahwa Desa Jarin menjalankan program PTSL yang mencakup periode 2019-2025 dengan pendaftaran sekitar 1.000 sertifikat. Akan tetapi, masih ada 13 sertifikat yang belum dikeluarkan, sebuah informasi yang terungkap selama sosialisasi tersebut.
Kepala Desa Jarin mencanangkan harapan agar persoalan ini dapat segera diselesaikan dengan baik, memberikan kejelasan bagi masyarakat yang masih menunggu kepastian sertifikat tanah mereka. Sosialisasi ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran tentang administrasi pertanahan dan langkah-langkah yang diperlukan untuk menelusuri status dokumen yang belum beres.



