Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, mendorong pemanfaatan solusi nyata dalam mengatasi permasalahan energi dan limbah di masyarakat. Hal ini ditunjukkan dengan peresmian proyek hydro micro di Garut serta pemantauan alat insinerator di TPA Ciwastra yang sedang dalam tahap evaluasi bersama Kementerian Lingkungan Hidup.
Inovasi yang paling ambisius adalah rencana pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi solar yang akan segera dimulai bulan ini dengan masa kerja satu tahun. Pabrik ini diharapkan mampu mengolah ribuan ton sampah setiap hari, sehingga bisa menjadi model pengolahan limbah berkelanjutan bagi kota-kota lain di Indonesia.
Jenderal Maruli juga memperhatikan aspek konektivitas antarwilayah dengan menjanjikan pembangunan jembatan-jembatan baru bagi warga di Garut dan Tasikmalaya. Peninjauan langsung ke lapangan dilakukan untuk memastikan jenis jembatan yang dibangun, baik beton maupun gantung, sesuai dengan kebutuhan mendesak masyarakat di tiap lokasi.
Selain itu, keberhasilan TNI AD dalam membersihkan lebih dari 80 persen tutupan eceng gondok di Situ Bagendit diapresiasi sebagai langkah awal pemulihan ekonomi kreatif. Dengan sinergi yang kuat antara TNI dan jajaran pemerintah, diharapkan seluruh program lingkungan ini dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan rakyat.



