Mitigasi bencana kebakaran hutan dan lahan terus diupayakan secara maksimal oleh jajaran TNI melalui kegiatan penyuluhan di Desa Mantangai Tengah. Tim dari Mabes TNI memberikan edukasi strategis kepada masyarakat dan stakeholder terkait mengenai cara mendeteksi dan mencegah munculnya titik api sejak dini. Langkah ini merupakan tindak lanjut nyata dalam menjaga kelestarian alam di Provinsi Kalimantan Tengah dari ancaman kabut asap.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat pagi tersebut dipimpin oleh Brigjen TNI Tornado dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah serta pihak korporasi. Para peserta diajak untuk memahami bahwa tindakan pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan upaya pemadaman di medan yang sulit. Kehadiran perwakilan perusahaan besar menunjukkan komitmen sektor swasta dalam mendukung program pemerintah terkait pelestarian lingkungan hidup.
Brigjen TNI Tornado menegaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar menjadi pelopor dalam perlindungan lahan. Ia mengimbau agar setiap individu tidak melakukan pembakaran sampah atau lahan secara sembarangan, terutama saat cuaca kering. Ilmu yang didapatkan dalam penyuluhan ini diharapkan dapat disebarluaskan kembali ke lingkungan terkecil agar tercipta kewaspadaan yang menyeluruh.
Kesadaran kolektif yang terbangun melalui edukasi ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam sistem pencegahan Karhutla yang terpadu. Dengan kerja sama yang harmonis antara aparat keamanan, pemerintah, dan warga, risiko bencana tahunan ini dapat dikurangi secara signifikan. Langkah ini merupakan bentuk dedikasi TNI dalam melindungi hak masyarakat atas lingkungan yang bersih, sehat, dan bebas dari gangguan asap kebakaran.



