Kabupaten Lamandau menjadi sasaran penguatan edukasi pencegahan Karhutla oleh Mabes TNI. Pgs Danramil 01/Bulik, Kapten Inf Eko Yunianto, bersama tim dari pusat melakukan audiensi di Kantor Kecamatan Bulik untuk merumuskan langkah-langkah pencegahan dini yang efektif.
Tim penyuluh memberikan wawasan mengenai bahaya lingkungan yang luas akibat kebakaran hutan yang tidak terkendali. Selain merusak flora dan fauna, polusi asap yang dihasilkan juga dapat mengganggu hubungan diplomatik antarnegara serta kesehatan masyarakat.
Dalam penyampaiannya, Kapten Inf Eko Yunianto menyerukan pentingnya kerja sama tim yang solid antara pemerintah kecamatan, personel TNI-Polri, serta seluruh perangkat desa. Pencegahan harus dimulai dari tingkat terkecil di lingkungan masyarakat guna menghindari dampak yang merugikan.
Pertemuan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk terus memantau area rawan kebakaran secara berkala. Dengan adanya edukasi langsung dari Mabes TNI, tingkat kewaspadaan warga terhadap bahaya api diharapkan meningkat pesat demi keamanan wilayah Lamandau.


