Upaya terpadu dalam menanggulangi kebakaran lahan kembali ditunjukkan oleh jajaran Kodim 1309/Manado bersama Polri dan Damkar setempat. Pada Rabu (26/8/2026), sebuah lahan milik Pemerintah Kota Manado di Kecamatan Mapanget dilaporkan terbakar secara tiba-tiba. Kejadian ini memicu aksi tanggap darurat yang melibatkan berbagai unsur, termasuk para siswa SMK Negeri 10 yang berinisiatif membantu petugas.
Api diketahui menjalar dari sebuah tumpukan sampah yang berada di tengah lahan alang-alang kering. Karena angin bertiup cukup kencang, kobaran api sempat mengancam area gedung sekolah yang tidak jauh dari lokasi kejadian. Beruntung, informasi cepat dari aparat lingkungan memungkinkan tim pemadam untuk segera bertindak sebelum situasi menjadi tidak terkendali.
Sebanyak tiga unit mobil pemadam kebakaran Pemkot Manado dikerahkan bersama satu unit water cannon dari Polda Sulawesi Utara. Mayor Inf Sunaryo memimpin langsung personel Babinsa untuk bahu-membahu dengan Bhabinkamtibmas dalam menjinakkan si jago merah. Upaya pemadaman dilakukan dengan sangat hati-hati agar asap tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar di sekolah terdekat.
Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi kebakaran sudah dinyatakan kondusif dan api telah sepenuhnya padam. Pihak kepolisian masih mendalami penyebab utama kejadian, namun dugaan sementara mengarah pada pembakaran sampah yang tidak diawasi. Tidak ada laporan korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa yang sempat mengejutkan warga Kairagi ini.



