Upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah terus diperketat melalui peninjauan langsung oleh Danrem 102/Pjg, Pangdam XXII/TB, Kapolda, dan Gubernur Kalteng. Kegiatan yang berlangsung di Pangkalan Bun ini menyasar kesiapan teknis dan mental para petugas di lapangan dalam menghadapi puncak kemarau.
Diskusi intensif terjadi di Posko BPBD Kobar saat rombongan mendalami laporan tahunan mengenai sebaran titik api di wilayah tersebut. Pengecekan sarana dan prasarana dilakukan secara mendetail untuk memastikan tidak ada kendala logistik saat terjadi keadaan darurat.
Para pimpinan juga menyempatkan diri meninjau titik pemadaman di wilayah Sei Tatas, Kelurahan Baru, guna melihat mekanisme koordinasi tim darat. Peninjauan ini memberikan gambaran nyata mengenai efektivitas strategi pencegahan yang selama ini telah direncanakan di tingkat provinsi.
Brigjen TNI Wimoko menegaskan bahwa Korem 102/Pjg tetap berkomitmen penuh memberikan bantuan personel maupun materil dalam penanganan Karhutla. Sinergi yang kuat antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah diyakini mampu menjaga kelestarian alam Kalimantan Tengah bagi generasi mendatang.



