BOJONEGORO, – Hasil panen pisang di pedesaan sering kali menghadapi tantangan harga yang merosot saat panen melimpah. Namun, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro mulai menunjukkan daya tarik baru melalui potensi lokalnya yang tak boleh diremehkan.
Sejalan dengan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 tahun anggaran 2026, mahasiswa dari Kuliah Kerja Nyata-Tematik Kolaboratif (KKN-TK) 01 Universitas Bojonegoro (Unigoro) bersama Satgas TMMD melakukan inovasi dengan mengolah pisang menjadi produk pangan yang lebih bernilai.
Pada hari Minggu (2/8/2026), pelatihan dilakukan di Balai Desa Kesongo. Dalam kegiatan ini, mahasiswa dibimbing oleh Kristianingsih dari Pusat Pelatihan Pertanian Perdesaan Swadaya (P4S) Gading dalam menciptakan beragam makanan yang lezat dan bergizi dari tepung pisang.
Kristianingsih menekankan bahwa pengolahan hasil panen menjadi produk yang lebih maju adalah langkah penting untuk meningkatkan pendapatan. Lettu Ckm Purnomo menyatakan harapannya agar mahasiswa dapat menerapkan ilmu yang didapat untuk membangun ekonomi desa dan mendorong kemandirian masyarakat.



