Bangli – Satgas TMMD Ke-129 Kodim 1626/Bangli memberikan dorongan terhadap pengoptimalan Posyandu dan Posbindu, beriringan dengan penyuluhan tentang bahaya stunting yang disampaikan di Desa Sekardadi, Kecamatan Kintamani. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat setempat.
I Ketut Widianatha, S.Km., M.Si., dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, memaparkan bahwa Posyandu memiliki peran penting dalam pemantauan pertumbuhan balita, pelayanan kesehatan bagi ibu dan anak, serta imunisasi dan penyuluhan mengenai gizi. Sedangkan Posbindu menjadi fasilitas untuk mendeteksi penyakit tidak menular secara dini dan mempromosikan pola hidup sehat.
Danrem TMMD Letkol Inf Yugi Prastawa menekankan bahwa penguatan terhadap Posyandu dan Posbindu sangat dibutuhkan, mengingat keduanya merupakan garda depan dalam pelayanan kesehatan di desa. “TMMD mencakup pembangunan aspek fisik dan non-fisik; kami fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat,” tuturnya.
Dalam kegiatan penyuluhan itu, para peserta yang terdiri dari kader PKK dan remaja putri menerima informasi praktis mengenai pemanfaatan layanan kesehatan serta peran keluarga dalam menjaga kesehatan. Dengan langkah ini, diharapkan pelayanan kesehatan berbasis masyarakat dapat berjalan lebih baik dan menghasilkan generasi yang sehat dan produktif.



