Nabire ~ Dalam upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan konektivitas di daerah, telah diadakan kegiatan doa bersama dan groundbreaking (peletakan batu pertama) untuk proyek Jembatan Perintis Garuda Aramco Tahun Anggaran 2026. Acara ini berlangsung di titik ketiga wilayah Kodim 1705/Nabire pada Kamis (04/06/2026), berlokasi di Jalan Kristian Waray Kimi Bawah, Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah.
Ini merupakan fase kelanjutan dari pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang dimulai di Kampung Waroki dan dilanjutkan di Kelurahan Girimulyo. Pembangunan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui program Presiden RI (Prabowo Subianto) dalam mendorong percepatan pembangunan yang lebih merata.
Hadir dalam kegiatan tersebut Brigjen TNI Vivin Alivianto, S.I.P., yang menjabat sebagai Danrem 173/Praja Vira Braja, serta pejabat pemerintah provinsi dan kabupaten. Selain itu, keterlibatan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat juga memberikan nuansa kebersamaan dalam kegiatan tersebut.
Letkol Arh Dwi Palwanto (Dandim 1705/Nabire) dalam laporannya menyebutkan bahwa proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda Aramco direncanakan akan berlangsung selama 35 hari mulai dari tanggal 04 Juni sampai 09 Juli 2026. Pada kesempatan itu pula, Danrem menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat setempat sebagai simbol dari kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar.

