Rabu, April 8, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kodim 1705/Nabire Laksanakan Peletakan Batu Pertama Jembatan Perintis Garuda 2026

Nabire, Papua Tengah – Pada Rabu (08/04/2026), Kodim 1705/Nabire menggelar acara peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Jembatan Perintis Garuda untuk Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampung Beringin Waroki, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire dan dimulai dari pukul 10.23 WIT hingga 11.20 WIT. Acara ini dipimpin oleh Dandim 1705/Nabire, Letkol Arh Dwi Palwanto Tirtamentari, S.E., dan dihadiri oleh sekitar 100 orang yang terdiri dari TNI, pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta tokoh agama dan masyarakat.

Di antara yang turut hadir adalah Kasiter Korem 173/PVB, Kolonel Inf Fajar Wibawa Angkasa, Wakil Bupati Nabire H. Burhanuddin Pawennari, dan Danlanal Nabire Letkol Laut (P) Mario Marco Wainarisi. Dalam laporannya, Dandim mengungkapkan bahwa proyek Jembatan Perintis Garuda ini merupakan tindak lanjut dari Surat Telegram Pangdam XVII/Cenderawasih Nomor ST/64/2026. Pembangunan direncanakan akan berlangsung dalam 35 hari, mulai dari 7 April hingga 10 Mei 2026, melibatkan 98 personel gabungan dari TNI dan masyarakat.

“Kami akan fokus pada empat titik sasaran fisik serta menyelenggarakan kegiatan non-fisik seperti pembagian sembako kepada warga,” kata Dandim. Ia juga menyampaikan bahwa meski kesiapan pembangunan tampak baik, harus waspada terhadap kemungkinan kendala akibat tingginya curah hujan yang dapat mempengaruhi progres di lapangan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi kepada TNI, terutama Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodim 1705/Nabire, atas peran mereka dalam pembangunan infrastruktur yang vital bagi daerah tersebut. “Jembatan ini akan sangat membantu dalam meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Danrem 173/PVB, melalui sambutan Kasiter, menegaskan bahwa pembangunan ini adalah bentuk nyata kehadiran negara untuk memenuhi kebutuhan rakyat. Selain itu, kegiatan diawali dengan upacara pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, penyerahan alat kerja simbolis, doa, hingga prosesi ground breaking. Acara ditutup dengan penyerahan bantuan sembako dan sesi foto bersama. Dengan dimulainya pembangunan ini, diharapkan aksesibilitas di Kabupaten Nabire akan meningkat dan membawa dampak positif bagi masyarakat.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles