Kotawaringin Timur – Proses pembongkaran material kayu ulin yang akan digunakan dalam pembangunan jembatan TMMD ke-127 berjalan dengan baik berkat kolaborasi antara Satgas dan warga setempat pada Rabu (04/03/2026). Pasiter Kodim 1015/Sampit yang bertindak sebagai koordinator lapangan menyatakan bahwa solidaritas merupakan kunci utama dalam setiap kegiatan di lokasi TMMD.
“Kedekatan antara warga dan Satgas menciptakan gotong royong yang kuat. Seberat apapun beban pekerjaan, jika dijalankan bersama, semuanya akan terasa lebih ringan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kayu ulin yang dipilih sebagai material utama adalah material berkualitas tinggi yang dikenal akan kekuatan dan daya tahannya, menjadikannya pilihan ideal untuk konstruksi jembatan.
Keoptimisan pihaknya tampak jelas, di mana ia percaya bahwa seluruh proses pengerjaan akan rampung sebelum penutupan TMMD. Dukungan dari pemerintah serta partisipasi masyarakat dianggap sebagai elemen kunci untuk kelancaran pembangunan ini.
Dengan selesainya pembangunan jembatan, diharapkan warga, terutama yang tinggal di Kecamatan Telaga Antang, akan merasakan langsung manfaatnya dalam meningkatkan mobilitas serta kesejahteraan mereka.


