Tabanan – Dalam rangka menyambut Bulan Bahasa Bali VIII yang berlangsung pada tahun 2026, Sertu Syahrudin dari Babinsa Desa Bongan, Koramil 1619-01/Tabanan, secara bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas menghadiri acara yang diselenggarakan di Desa Bongan, Kecamatan Tabanan, pada hari Kamis (26/2/2026).
Kehadiran perwakilan dari TNI dan Polri ini merupakan bentuk komitmen nyata mereka dalam mendukung upaya pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali, yang merupakan bagian penting dari identitas budaya lokal dan kekayaan budaya nasional.
Acara tersebut diadakan di balai Desa Bongan dan dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk perangkat desa, tokoh adat, masyarakat, dan pelajar. Kegiatan ini menjadi bagian dari serangkaian kegiatan untuk memperingati Bulan Bahasa Bali yang dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperkuat eksistensi bahasa daerah di tengah tantangan globalisasi.
Sertu Syahrudin menjelaskan bahwa keikutsertaan Babinsa dalam kegiatan budaya ini adalah bagian dari tugas mereka dalam pembinaan teritorial, yang juga berfungsi mempererat hubungan antara aparat dengan masyarakat yang mereka dampingi. “Melalui peringatan Bulan Bahasa Bali ini, mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai warisan nenek moyang. Kerjasama antara aparat dan masyarakat sangat penting untuk melestarikan nilai budaya bangsa,” ungkapnya.
Tema peringatan Bulan Bahasa Bali VIII Tahun 2026 menekankan pentingnya pelestarian serta penguatan penggunaan bahasa Bali dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, pendidikan, maupun pemerintahan desa. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup lomba menulis aksara Bali, membaca puisi Bali, dan diskusi budaya yang melibatkan generasi muda. Acara tersebut berjalan dengan tertib dan penuh semangat, mencerminkan sinergitas antara TNI, Polri, dan masyarakat yang diharapkan terus berkembang untuk menjaga stabilitas daerah serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal sebagai bagian dari identitas bangsa Indonesia.


