Pesawaran – Suara mesin bor meng打kan suasana tenang di Desa Tanjung Rejo, saat proses pengeboran dilakukan hingga mencapai kedalaman 50 meter di sumur milik Bapak Triyono. Di lokasi ini, Komandan Satgas SSK TMMD ke-127, Oyong Liza, hadir untuk memantau secara langsung pelaksanaan misi penting tersebut tanpa ada kesalahan.
Dengan perhatian penuh, ia mengawasi pengecekan kelayakan sumber air. Proses pengujian debit dan kualitas air dilakukan dengan teliti, sebab air yang muncul dari dalam tanah ini membawa harapan baru bagi masyarakat. “Air yang diperoleh haruslah layak konsumsi. Ini adalah sumber kehidupan bagi seluruh warga,” katanya dengan tegas dan penuh dedikasi.
Personel Satgas dari Kodim 0421/Lampung Selatan bekerja cepat untuk menyiapkan pemasangan instalasi pipa dan pembangunan menara tower. Pipa-pipa disusun rapi, dan rangka menara mulai dibangun, melambangkan bahwa dari kedalaman tanah, harapan kesejahteraan warga akan segera terwujud.
Dalam naungan program Tentara Nasional Indonesia melalui TMMD ke-127, proyek sumur bor ini tidak hanya sekadar pekerjaan fisik, melainkan juga merupakan jawaban atas kebutuhan dasar masyarakat. Ini menunjukkan bahwa negara hadir sampai ke akar permasalahan. Ketika air itu mulai mengalir deras ke rumah-rumah warga, desa ini akan merasakan bahwa di kedalaman 50 meter tersebut, terkandung bukan hanya air, tetapi juga masa depan yang diperjuangkan.


