Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah – Pada Senin (6/1/2026), Kodim 1014/Pangkalan Bun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) untuk mempercepat program cetak sawah pada tahun anggaran 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 2 Makodim 1014/Pbn dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Dinas Pertanian dari Kabupaten Kotawaringin Barat dan Sukamara, serta tim perencanaan dan konsultan pengawas.
Rakor ini dipimpin oleh Dandim 1014/Pbn, Letkol Inf Makin S. Sos., M.I.P., dengan tujuan untuk menyinergikan langkah-langkah lintas sektor dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. “Program cetak sawah ini merupakan bagian integral dari kebijakan pemerintah dalam menciptakan swasembada pangan,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, fokus utama adalah percepatan pelaksanaan Survei Investigasi Desain (SID) yang menjadi tahap awal pelaksanaan program di dua kabupaten tersebut. Saat ini, Kabupaten Sukamara menjadi prioritas, terutama di Desa Sungai Pasir, yang memiliki potensi lahan seluas 339 hektare dengan vegetasi yang baik penanaman padi.
Dandim Makin menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan dinas terkait sangat penting untuk menjadikan Kobar dan Sukamara sebagai contoh sukses dalam pelaksanaan SID cetak sawah. “Dengan adanya kerjasama ini, kita berharap hasil tanam padi dapat dirasakan oleh masyarakat segera,” tutupnya.
Rakor juga mencatat kesepakatan sejumlah target SID kelompok tani di kedua kabupaten dengan harapan dapat meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani lokal.


