Kamis, Februari 26, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Tanggapan Sigap TNI Terhadap Banjir: Babinsa Kodim 1412/Kolaka Bantu Evakuasi Warga Terdampak

Kolaka – Aparat kewilayahan menunjukkan sikap responsif dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang mengalami dampak bencana banjir di beberapa daerah. Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Sabtu malam hingga Minggu mengakibatkan beberapa sungai meluap dan merendam kawasan pemukiman warga.

Banjir pertama terjadi pada Minggu, 22 Februari 2026, sekitar pukul 04.00 WITA di Kecamatan Tanggetada. Luapan air dari sungai di Kelurahan Welulu menyebabkan Desa Tondowolio terendam hingga ketinggian sekitar 70 cm. Diketahui sebanyak 20 rumah mengalami genangan air sebagai dampak dari kejadian itu.

Kemudian, pada hari yang sama sekitar pukul 21.00 WITA, banjir kembali melanda Kecamatan Watubangga. Sungai di Desa Polenga meluap dan memasuki permukiman warga. Sekitar 50 rumah terendam, dan akses jalan di wilayah tersebut sempat terputus.

Pada saat yang bersamaan, air sungai juga meluap di Kelurahan Wolulu, dengan ketinggian air mencapai sekitar 80 cm. Hal ini mengakibatkan arus lalu lintas terhambat dan sekitar 100 rumah warga terendam.

Di Kecamatan Polinggona, luapan sungai dari kelurahan setempat menyebabkan banjir di Desa Wulonggere dengan tinggi air sekitar 50 cm, berdampak pada 40 rumah yang terendam serta akses jalan yang tidak dapat dilalui sementara waktu.

Babinsa bersama aparat pemerintah lokal dan masyarakat segera terjun ke lapangan untuk membantu evakuasi, mengamankan barang-barang, serta memantau perkembangan situasi permukaan air.

Komandan Kodim, Letkol Inf Choky Gunawan S.Sos., M.Han., menyatakan bahwa seluruh Babinsa bergerak cepat untuk membantu masyarakat yang terkena dampak. Ia juga menambahkan bahwa pihaknya berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menjamin keselamatan warga dan mempercepat penanganan pasca bencana.

“Babinsa harus selalu ada untuk masyarakat, terutama pada saat bencana. Keselamatan warga adalah prioritas utama kami,” ujarnya.

Dalam keseluruhan peristiwa banjir ini dilaporkan tidak ada korban jiwa, tetapi terdapat kerugian material yang signifikan berupa ratusan rumah terendam dan beberapa akses jalan terputus. Para aparat dan warga masih aktif melakukan pemantauan serta pembersihan di area terdampak.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Popular Articles