Bombana, – Semangat gotong royong nampak jelas di Pasar Sentral Todoha Mappacing yang terletak di Desa Tapuahui, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, pada hari Jumat (13/2/2026). Sebanyak 70 personel yang terdiri dari gabungan TNI, Pemerintah Daerah, pedagang, dan masyarakat setempat berkolaborasi dalam kegiatan bersih-bersih yang merupakan tindak lanjut dari arahan Prabowo Subianto guna mencapai Indonesia bebas sampah.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kapten Inf Sulistianto selaku Pasi Ter Kodim 1431/Bombana. Dalam aksi bersih-bersih ini, turut terlibat personel Makodim 1431/Bombana, Koramil 1431-01/Rumbia, serta Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Perindagkop Kabupaten Bombana, selain masyarakat lokal juga para pedagang.
Kapten Sulistianto menekankan pentingnya menjaga kebersihan pasar sebagai pusat ekonomi masyarakat. Ia mengajak semua yang hadir untuk menjadikan kegiatan ini sebagai sebuah momentum peningkatan kesadaran kolektif terhadap kebersihan. “Karya Bakti ini adalah wujud nyata kepedulian kita terhadap lingkungan. Kebersihan pasar adalah tanggung jawab kita semua,” ujarnya dengan tegas.
Ia melanjutkan bahwa kegiatan ini lebih dari sekadar seremonial, tetapi merupakan dukungan nyata untuk program nasional pengelolaan sampah. Dengan lingkungan pasar yang bersih dan teratur, diharapkan aktivitas jual beli bisa berlangsung lebih nyaman, serta menjaga kesehatan masyarakat.
Camat Rumbia Tengah, Yusuf Alison, memberikan apresiasi terhadap kolaborasi antara TNI, Pemda, dan masyarakat. “Kerja sama seperti ini sangat penting, bukan hanya untuk membersihkan lingkungan tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran pedagang dan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, tim gabungan membersihkan tumpukan sampah di area los pasar dan saluran air, serta titik-titik yang berpotensi menimbulkan bau dan penyakit. Kehadiran TNI di tengah masyarakat mendapat sambutan baik dari pedagang yang mengharapkan kegiatan serupa dapat dilakukan secara rutin. Dengan demikian, diharapkan terciptanya pasar yang bersih, sehat, dan nyaman sebagai pusat perekonomian masyarakat serta membangun Kabupaten Bombana yang bersih dan bebas sampah secara berkelanjutan.


