Aceh Utara – TNI kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui proyek pembangunan Jembatan Aramco yang berlokasi di Dusun Ujung Pusung, Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara. Jembatan yang dibangun ini bertujuan untuk menghubungkan Dusun Ujung Pusung dengan Dusun Ulee Tutu, sehingga mempermudah akses transportasi bagi warga setempat. Proyek ini dimulai pada hari Sabtu (7/3/2026).
Pembangunan ini dikerjakan oleh prajurit Yon Arhanud 5/Csby yang dipimpin oleh Kapten Arh Kevin, dengan melibatkan sembilan orang prajurit. Selain itu, Babinsa Koramil 03/Dewantara Kodim 0103/Aceh Utara juga ikut berpartisipasi dalam mendampingi serta memantau agar proses pembangunan berjalan sesuai rencana.
Menurut Babinsa, proyek pembangunan jembatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI untuk membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat di wilayah binaannya. “Kami berharap dengan adanya jembatan ini, aktivitas masyarakat akan lebih mudah, terutama dalam mendukung kelancaran transportasi dan perekonomian,” tegasnya.
Masyarakat setempat juga menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap proyek ini. Seorang warga Desa Lancang Barat mengucapkan terima kasih kepada TNI atas bantuan mereka dalam pembangunan jembatan, mengatakan, “Kami sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan ini, karena akses antar dusun selama ini cukup sulit.”
Saat ini, progres pembangunan telah mencapai sekitar 0,45 persen, yang mencakup pengecoran dinding Aramco dan pemasangan batu bronjong. Material pendukung, seperti semen, pipa besi, kawat ikat, paku, dan unit Aramco, telah disiapkan di lokasi untuk melanjutkan pekerjaan. Semua kegiatan pembangunan di bawah Kodim 0103/Aceh Utara berlangsung aman, tertib, dan didukung penuh oleh masyarakat.


